Monday, April 2, 2012

Doa sang dokter....

Duhai anakku selama 18 bulan mama menanti tanda ditestpack menjadi tanda + (positif)berwarna biru,akhirnya mama hamil kamu, baik mama maupun ayah bersama sama berikhtiar mencari tahu apa yang harus dilakukan untuk kehadiranmu,namun suatu ketika disebuah ruangan bertanda awas radiasi,disitu mama tadinya akan menjalani suatu test medikal yang istilah awamnya dibalon...intinya saluran tuba falopi akan dimasukan suatu cairan khusus yang nantinya bisa membantu mendeteksi ada tidaknya sumbatan disaluran indung telur mama,berbagai informasi dicari, berbagai pengalaman orang yang sudah melakukan diserap pada intinya: test itu menyakitkan bagi seorang wanita...dengan memberani beranikan diri membesar besarkan hati,membulat bulatkan tekad akhirnya kubuat janji dengan dokter yang kompeten untuk melakukannya...awal mulanya percakapan ceria semakin sang dokter mengeluarkan peralatannya jawabanku semakin pendek pendekjantung berdegup kencang keringat dingin bercucuran...ibu kenapa kok pucet banget,ibu takutt ya?...kata bu dokter... iiiya...dok jawabku(ya bayangkan saja ada selangberisi materi dinmasukan kesaluran rahimmu,simateri ini yang membuat saluran tuba falopi  akan muncul difoto dengan menkilat/glow dan dapat dilihat ada yang tersumbat ato tidak,kalo tersumbat ya gmana bisa hamil lha spermanya gak pernah nyampe ke indung telur) ,ya udah minum dulu...lalu minumlah aku gmana? Aku tak bisa menjawab,baiklah batal saja ya bu ujar sang dok ter bijak ,mudah mudahan tidak usah pakai prosedur ini nanti juga bisa hamil lah aku langsung lega dan berseru amienn amien ya rabbal alamin.

No comments:

Post a Comment